Salah satu saham andalan di Indonesia adalah saham BBCA (Bank BCA). Lantas, bagaimana prospek dan analisis terbaru saham BBCA? Kali ini Kanala ID akan bahas seputar saham BCA.

Untuk Anda yang berminat berinvestasi di saham BBCA, bisa simak review dan ulasan berikut. Kita akan bahas analisis fundamental terbaru dan juga prospek saham BBCA.

Tahun 2020, Kinerja BBCA Turun Namun Tetap Cemerlang

19 Desember 2020, Kanala ID merilis video berjudul 10 Saham Hebat 2020, Makin Bagus di 2021? Di video ini Kanala sudah mereview 10 perusahaan yang masih mampu mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang 2020. Salah satu emiten yang kita bahas adalah BBCA. Selengkapnya Anda bisa tonton video berikut.

Walaupun BBCA mencatatkan penurunan laba bersih di 2020, namun penurunannya masih lebih baik/lebih sedikit jika dibandingkan dengan sejumlah emiten bank BUKU IV lain. Mengacu pada data kinerja kuartal 3 2020, BBCA masih mampu mecatatkan laba bersih sebesar: 20,035 triliun Rupiah. Hanya turun sekitar 4% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kinerja laba bersih BBCA kuartal 3 2020.

Meskipun melalui tahun yang sulit, sejumlah rasio perbankan BBCA tetap menjadi yang terbaik di antara bank BUKU IV lainnya.

Perbandingan BCA dengan bank BUKU IV lainnya.

Kanala ID pun mencoba membandingkan data dan kinerja BBCA dengan sejumlah emiten lain memakai fitur dari Stockbit dan Indopremier.

Perbandingan BBCA dengan Bank BUKU IV Lainnya

Kanala ID mencoba membandingkan data BBCA dengan sejumlah bank BUKU IV lain memakai fitur perbandingan di Stockbit. Berikut hasilnya.

Perbandingan BBCA dengan bank BUKU IV lainnya.
  • Dari segi gross, operating, dan net profit margin BBCA unggul jauh dibanding emiten lain seperti BBRI, BMRI, dan BBNI. Dengan demikian secara kinerja jelas BBCA lebih baik.
  • Kemudian jika dilihat dari rasio ROE dan ROA secara trailing twelve months (12 bulan terakhir) terlihat bahwa ROA dan ROE BBCA lebih baik dibanding bank lainnya. Dengan demikian ini juga menegaskan konsistensi BBCA dalam menjaga kinerjanya. Meski dihadang pandemi di tahun 2020.
  • Walaupun memang dari sisi valuasi, seperti biasa, BBCA selalu dihargai dengan valuasi premium (lebih mahal) dibanding bank BUKU IV lainnya.

Jika kita melihat data lain, secara khusus rasio perbankan, maka tentu kita juga tahu bahwa BBCA unggul dibanding bank lainnya. Sebut saja misalkan dari rasio NPL. Dikutip dari materi presentasi Analyst Meeting kuartal 3 2020 BBCA, kita bisa lihat bahwa tingkat NPL BCA lebih rendah dibanding industri perbankan pada umumnya. Terlihat pada grafis berikut.

Perbandingan tingkat NPL BBCA dengan industri perbankan.

Tak hanya itu, jika kita lihat rasio-rasio perbankan lainnya jelas BBCA masih bisa mencatatkan kinerja yang baik.

Rasio perbankan BBCA.

Bagaimana Prospek Saham BBCA Untuk 2021?

Menurut Kanala ID, prospek BBCA tetap menarik. Sebab jika Anda berminat mengoleksi saham perbankan, maka BBCA layak untuk jadi perhatian Anda. Di tahun 2020 BBCA masih mampu menjaga kinerjanya dengan cukup baik. Diharapkan ketika terjadi pemulihan ekonomi di 2021, maka BBCA bisa membukukan laba bersih yang lebih baik dibanding 2020.

Dengan demikian, ketika laba bersih membaik maka EPS BBCA akan semakin besar. Yang mana ini dapat berpengaruh pada harga sahamnya. Jika market tetap mengapresiasi BBCA dengan PER yang tinggi (katakanlah PER 28-30 kali), maka tentu harga saham akan makin meningkat. Tentu ini dapat menjadi potensi capital gain bagi para investor.

Selain itu, dengan kenaikan EPS maka jumlah dividen yang dibayarkan pun juga bisa semakin besar.

Ditambah lagi jika kita bicara soal prospek digital banking. Usai mengakuisisi Bank Royal pada 2019 lalu, BBCA pun bersiap dengan menghadirkan Bank Digital BCA. Yang mana ini akan fokus menjadi bank digital milik BBCA. Tentunya ini menjadi menarik sebab akan menjadi inovasi baru dari Bank BCA. Terobosan baru yang layak kita nantikan hasilnya.

Dari sisi BCA nya sendiri pun, prospek terkait digital banking juga masih menarik. Sebab jika kita lihat dari materi presentasi analyst meeting tadi, kita juga bisa tahu bahwa BBCA telah meluncurkan banyak inovasi digital baru. Beberapa contohnya:

  • Pembukaan rekening secara online melalui BCA Mobile. Tentunya ini sangat bagus untuk menambah basis nasabah baru BCA.
  • Adanya fitur debit online. Kini kartu debit BCA sudah bisa kita gunakan untuk transaksi online. Misalkan untuk bayar Spotify, untuk belanja online, untuk berlangganan Netflix, dan lainnya. Tentu ini meningkatkan user experience untuk para nasabah BBCA. Khususnya nasabah yang sudah aktif bertransaksi online.
  • Fitur pembayaran pakai QRIS dari BCA Mobile. Ini juga fitur yang menarik, sebab kini kita bisa membayar dengan mudah dan praktis. Dengan memakai QRIS BCA Mobile, kita bisa scan semua QR kode dengan mudah. Baik itu QR code GoPay, OVO, ShopeePay, Link Aja, dan lainnya dari BCA Mobile. Jadi untuk pembayaran kita tak perlu repot-repot harus top up atau pakai dompet digital lain.
  • Baru-baru ini BCA juga merilis fitur baru di BCA Mobile. Yakni fitur untuk melakukan pembelian tiket, pemesanan hotel, dan voucher game secara langsung dari BCA Mobile. Anda bisa lihat videonya berikut ini.

Kanala ID pun sempat membuat video khusus yang membahas fitur digital banking terbaru dari BBCA yang sangat menarik. Anda bisa cek videonya berikut ini.

Inovasi baru dari sisi digital ini juga melahirkan hasil yang gemilang. Terlihat bahwa transaksi digital BCA makin meroket. Pertumbuhan yang sangat bagus dan memberi prospek yang menarik. Fitur-fitur digital tadi juga mendukung pertumbuhan jumlah nasabah. Tentunya semua faktor ini menjadikan prospek saham BBCA jadi makin menarik.

Bagaimana Strategi Terbaik Investasi Saham BBCA di 2021? 

Pada dasarnya, secara fundamental kinerja BBCA sudah baik. Bahkan bisa kita bilang bahwa BCA ini bank terbaik di Indonesia. Namun memang dari sisi valuasi, sahamnya cukup mahal. Kanala ID sendiri menerapkan strategi DCA (Dollar Cost Averaging) dalam berinvestasi di saham BBCA. Kita suka beli secara mencicil. Tentu tidak kita beli di semua harga. Melainkan Kanala ID biasanya menunggu mendapatkan harga yang masih lumayan oke.

Lebih jelas tentang strategi investasi saham, khususnya untuk BBCA di 2021 silakan tonton video ini.

Oh iya, jika Anda ingin belajar saham langsung bersama Kanala ID, mari ikuti program membership Kanala ID. Dengan bergabung sebagai member Kanala ID, Anda bisa langsung belajar dan konsultasi saham bersama Kanala ID.

Butuh mentor untuk investasi saham? Ikuti Program Private Mentoring Investasi Saham dari Kanala IDKlik di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here