Ketika kita ingin mendapatkan uang dari investasi saham, ada dua cara utama yang bisa kita gunakan. Dua cara tersebut adalah:

  • mendapatkan uang dari dividen saham,
  • mendapatkan uang dari capital gain saham.

Di artikel ini, Kanala ID akan khusus membahas tentang cara mendapatkan uang dari dividen saham. Untuk investor pemula, wajib banget untuk tahu cara ini.

Dividen adalah laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham/pemilik perusahaan. Jadi sebagai pemegang saham/pemilik bisnis, Anda bisa mendapatkan dividen ketika perusahaan memutuskan untuk membagi dividen.

Artikel ini akan menjawab pertanyaan Anda seputar:

  • Bagaimana cara dapat uang dari investasi saham?
  • Bagaimana cara dapat uang dari dividen saham? 
  • Bagaimana langkah-langkah dapat uang dari dividen saham? 

Langsung saja, mari kita bahas.

Video: Cara Dapat Uang Dividen Saham

Silakan tonton video ini. Di video ini Kanala ID sudah membahas panduan lengkap untuk dapat uang dari dividen saham.

Jika dirangkum, maka inilah langkah-langkah mendapatkan dividen saham untuk investor pemula.

1. Cari dan Beli Saham Perusahaan yang Rutin Bagi Dividen

Agar bisa mendapatkan dividen dari investasi saham, Anda harus membeli saham-saham perusahaan yang rutin bagi dividen. Seperti apa perusahaan yang rutin bagi dividen? Beberapa ciri perusahaan yang rutin bagi dividen adalah:

  • Perusahaan menghasilkan laba (untung) dalam operasional bisnis mereka. Kalau perusahaan rugi (saldo laba minus) maka tentu mereka tidak bisa membagikan dividen.
  • Perusahaan punya track record yang panjang dan konsisten membagi dividen.

Umumnya, perusahaan-perusahaan yang rutin bagi dividen adalah perusahaan-perusahaan yang tergolong dalam emiten kategori bluechip. Beberapa contoh perusahaan di Bursa Efek Indonesia yang rutin bagi dividen misalnya:

  • Bank BCA (BBCA),
  • Bank BRI (BBRI),
  • Bank Mandiri (BMRI),
  • Bank BNI (BBNI),
  • Unilever Indonesia (UNVR),
  • Kalbe Farma (KLBF),
  • Sido Muncul (SIDO),
  • Adaro Energy (ADRO),
  • dan banyak lagi.

Lantas, bagaimana cara mudah menemukan perusahaan-perusahaan yang rutin bagi dividen? Berikut tipsnya.

Mencari Perusahaan Pembagi Dividen dari IDX High Dividend

Salah satu cara mudah mencari perusahaan yang rutin membagi dividen adalah dengan menggunakan IDX High Dividend 20. IDX High Dividend 20 adalah indeks yang berisi daftar 20 perusahaan yang rutin membagi dividen tunai, dengan jumlah dan yield yang besar.

Beberapa contoh perusahaan yang masuk dalam IDX High Dividend 20 misalnya: ADRO, BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, GGRM, HMSP, INDF, UNVR, UNTR, dan banyak lagi. Selengkapnya Anda bisa baca langsung di berita ini: IDX High Dividend 20

Anda bisa menelusuri daftar perusahaan tersebut melalui daftar IDX High Diviend 20 tadi, lalu tentukan perusahaan mana yang sahamnya mau Anda beli.

Cara Mencari Perusahaan yang Berpotensi Membagi Dividen

Selain memanfaatkan daftar IDX High Diviend 20, Anda juga bisa menelusuri perusahaan lain dengan melihat kinerja keuangan mereka. Anda bisa cek perusahaan-perusahaan yang kira-kira nantinya akan menghasilkan laba bersih. Biasanya, perusahaan yang menghasilkan laba bersih akan membagikan dividen.

Nah Anda bisa cari perusahaan-perusahaan semacam ini. Agar bisa mencari perusahaan tersebut, tentu Anda perlu melakukan screening saham.

2. Beli dan Pegang Saham Perusahaan Tersebut

Setelah Anda tahu perusahan yang menarik dan akan bagi dividen, maka Anda bisa beli saham perusahaan tersebut. Misalkan kalau Anda mau dividen dari Bank BCA, maka Anda bisa beli saham bank BCA. Atau kalau Anda mau dividen dari Sampoerna, maka Anda bisa beli saham HMSP.

Setelah Anda beli, maka saatnya Anda hold (pegang) saham-saham tersebut.

Berapa lama hold saham tersebut?

Agar bisa mendapatkan dividen, paling tidak Anda harus memegang saham tersebut sampai tanggal ex-date. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut. Gambar ini menampilkan data seputar pembagian dividen dari Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP)

data pembagian dividen HMSP 2020
Rincian jadwal pembayaran dividen tunai HMSP tahun 2020.
  • Tanggal cum dividen pasar reguler: 29 Mei 2020. Artinya, ini adalah batas akhir pembelian saham HMSP agar Anda berhak atas dividen. Misalkan Anda membeli saham pada tanggal 30 Mei, atau 31 Mei 2020, maka Anda tidak berhak atas dividen yang akan dibagikan untuk tahun 2020. Namun jika Anda beli pas saat tanggal 29 Mei 2020, maka Anda tetap berhak atas dividen yang dibagikan.
  • Tanggal pembayaran dividen tunai: 9 Juni 2020. Artinya, dividen tunai akan dibayarkan pada semua pemegang saham pada tanggal 9 Juni tersebut. Nantinya dividen tersebut akan dikirimkan ke rekening sekuritas yang Anda miliki.
  • Setiap satu saham mendapatkan 119,8 Rupiah. Artinya investor akan mendaptkan dividen sebesar 119,8 Rupiah untuk setiap lembar saham yang mereka miliki. Misalkan Anda punya 10.000 lembar saham, maka Anda akan dapat dividen senilai: 10.000 x 119,8 = 1.198.000 Rupiah.

Setelah lewat cum date, apakah tetap perlu memegang saham tersebut?

Hal ini kembali lagi kepada Anda sebagai investor. Jika Anda memang berencana memegang saham tersebut untuk jangka panjang, maka Anda tetap dapat memegang saham tersebut. Kanala ID biasanya akan tetap memegang saham-saham meski sudah melewati cum date. Sebab Kanala ID biasanya berfokus pada investasi jangka panjang.

3. Apa Itu Dividend Trap?

Salah satu istilah yang akan Anda temui dalam investasi saham adalah dividend trap. Sesuai dengan namanya, dividend trap (jebakan dividen) adalah kejadian ketika harga suatu saham terjun/turun jauh dibanding nilai dividen yang diberikan. Misalkan saja,  HMSP membagi dividen senilai 119 Rupiah. Nah, akan terjadi dividend trap ketika harga saham HMSP langsung turun lebih dari 119 Rupiah setelah melewati masa cum date. Misal harga sahamnya turun 400 Rupiah.

Ketika dividend trap terjadi, maka investor yang baru membeli suatu saham justru mengalami kerugian. Hal ini dikarenakan nilai penurunan harga saham jauh lebih tinggi dibandingkan dividen yang diterima.

Umumnya, kejadian dividend trap ini akan terjadi pada emiten-emiten yang membagikan dividen dalam jumlah besar atau dengan yield dividen yang tinggi.

Saham BJTM turun cukup dalam sehari setelah cum date (pada 6 Mei 2020). Ini bisa dianggap termasuk dividend trap.

Untuk menghindari dividend trap, Anda perlu betul-betul menganalisis suatu saham. Jangan membeli suatu saham hanya karena Anda tergoda nilai dividen yang diberikan. Selain dividen, perhatikan faktor lain seperti kinerja fundamental perusahaan.

Rekomendasi Saham Dividen Bagus dan Murah (Cuma 100 Ribuan)

Untuk Anda yang butuh rekomendasi saham bagus yang rutin bagi dividen, Anda bisa tonton video berikut. Di video ini Kanala ID sudah membahas 5 saham pilihan yang dapat dibeli dengan modal hanya 100 ribuan. Plus saham-saham ini juga rutin bagi dividen setiap tahun.

Sampai di sini, semoga penjelasan seputar dividen dan investasi saham ini dapat bermanfaat. Selamat menikmati dividen dan selamat berinvestasi saham. Semoga sukses.

Butuh mentor untuk investasi saham? Ikuti Program Private Mentoring Investasi Saham dari Kanala IDKlik di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here