21 Juli 2020, CNBC Indonesia mengeluarkan berita tentang salah satu klien Jouska yang diduga rugi puluhan juta rupiah dalam saham. Berita lengkapnya dapat Anda lihat di pemberitaan berbagai media.

Tak hanya itu, di Twitter pun topik ini sempat menjadi trending topic. Hingga artikel ini ditulis, total ada lebih dari 13.000 tweet. Bahkan ada salah satu thread dari pengguna Twitter @yakobus_alvin yang menjelaskan kronologis lengkap dari dugaan kasus tersebut.

Tentu saja, untuk menyikapi hal ini kita perlu menunggu klarifikasi resmi dari pihak Jouska.

Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari kasus saham ini? Mari kita bahas. Ada beberapa catatan dan refleksi yang dapat kita petik dari kejadian ini.

Baca juga:

Tonton ulasan lengkap di video seputar kasus Jouska berikut ini.


Apakah Investasi Saham Sesulit Itu?

Pengalaman rugi dalam investasi saham sudah menjadi hal yang biasa. Banyak kejadian ketika investor/pelaku pasar pemula mengalami kerugian. Namun, apakah investasi saham sesulit itu?

Tentu saja tidak. Investasi saham memang tidak mudah, tapi bukan berarti ini rocket science yang hanya bisa dilakukan oleh para profesional. Semua orang, asal dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik, tentu dapat berinvestasi di pasar saham.

Tidak hanya dianggap sulit, investasi saham dianggap berisiko oleh masyarakat. Bahkan banyak yang takut berinvestasi saham dan menganggap bahwa saham bukan untuk mereka. Padahal dalam jangka panjang, berinvestasi saham pada saham yang baik dan tepat dapat memberikan return yang memuaskan.

Kanala ID - grafik IHSG
Grafik kenaikan IHSG. Dalam jangka panjang, investasi saham menjadi pilihan yang tepat.

Lantas, Apa yang Harus Dilakukan Oleh Pemula? 

Kebanyakan pemula, merasa bingung apa hal yang harus dilakukan. Lantas, langkah apa yang perlu dilakukan oleh pemula?

Kanala ID menyarankan beberapa hal.

1. Tentukan Dulu Pilihan Anda

Untuk berinvestasi saham, ada dua cara yang bisa Anda pilih. Cara pertama adalah berinvestasi saham secara langsung. Dengan cara Anda terjun langsung membeli dan menjual saham sesuai kebutuhan dan rencana Anda.

Sedangkan cara kedua adalah Anda berinvestasi melalui reksadana saham. Jika memilih cara ini, artinya Anda akan membeli reksadana. Dalam arti, Anda menyerahkan dana untuk dikelola oleh manajer investasi yang resmi dan terpercaya.

Nah langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan pilihan. Untuk Kanala ID, lebih memilih berinvestasi saham secara mandiri. Plus, jika memang ingin belajar, para pemula pun juga bisa berinvestasi saham secara mandiri.

2. Belajarlah Mengenai Produk Pasar Modal 

Anda perlu punya pemahaman mendasar tentang produk pasar modal. Bisa membedakan apa itu saham, apa itu obligasi, apa itu reksadana, dan berbagai produk finansial lainnya. Pemahaman dasar ini penting agar kita tidak gampang terjebak dan salah mengambil langkah. Untuk itu, bekali diri Anda dengan edukasi. Perbanyak membaca, cari tahu tentang produk keuangan, dan belajar. Pastikan Anda mendapatkan informasi dari pihak yang kredibel, berintegritas, dan terpercaya.

3. Kalau Mau Terjun ke Saham Secara Mandiri, Belajarlah

Jangan pernah berinvestasi saham tanpa pengetahuan sama sekali. Pastikan Anda belajar. Saat ini sudah ada banyak sekali pihak-pihak yeng menyediakan edukasi saham. Baik itu edukasi secara gratis ataupun berbayar.

Salah satunya, Anda bisa belajar di Kanala ID. Kanala ID aktif melakukan edukasi dalam bidang investasi saham. Kami punya beberapa layanan di bidang edukasi.

Channel YouTube Kanala ID

Kanala ID aktif mengupload video baru setiap minggunya. Melalui video-video yang dihadirkan di YouTube Kanala ID, Anda bisa belajar investasi saham secara baik dan benar. Kami fokus pada edukasi investasi saham. Dengan demikian, metode analisa saham yang dipakai, strategi saham yang dibahas, semua berorientasi pada kegiatan investasi. Berikut contoh video bagus dari Kanala ID untuk Anda yang mau belajar saham.

Edukasi Melalui Kelas Online dan Program Mentoring

Kanala ID juga menyediakan edukasi dalam bentuk kelas online investasi saham. Melalui kelas online ini, Anda dapat belajar investasi saham secara lebih terarah dan sistematis. Sebab di kelas tersebut, akan ada pendampingan dan pembelajaran menyeluruh tentang investasi saham. Mulai dari analisa fundamental, belajar membaca laporan keuangan, strategi menyusun portofolio, hingga tentunya belajar menganalisa suatu saham secara detail dan tepat.

kelas investasi saham Kanala ID

Jika tertarik Anda bisa daftar kelas online investasi saham di sini.

Atau untuk Anda yang butuh pendampingan secara private, Anda bisa ikuti program private mentoring investasi saham dari Kanala ID.

Edukasi Melalui Tulisan-Tulisan Kanala ID

Kanala ID juga rutin memublikasikan edukasi saham melalui artikel-artikel. Anda bisa cek semua artikel yang telah Kanala ID tulis di website ini.

Kanala ID - artikel edukasi saham
Contoh artikel edukasi saham dari Kanala ID.

4. Anda Juga Bisa Membeli Reksadana Saham 

Jika Anda lebih prefer cara ini, Anda juga bisa pilih. Anda bisa membeli reksadana saham. Jika memakai cara ini, maka pengelolaan dana Anda akan dilakukan oleh manajer investasi. Melalui reksadana saham Anda bisa berinvestasi saham tanpa harus Anda lakukan sendiri.

Hanya saja, sebelum Anda membeli suatu reksadana saham, pastikan selalu riset dan pelajari dulu. Pilihlah produk-produk reksadana yang memang punya kinerja dan track record yang baik. Selalu riset dan selektif dalam membeli instrumen/produk investasi Anda.

Sekian pembahasan kali ini, semoga kejadian-kejadian semacam ini dapat menjadi pengingat agar kita selalu belajar dan riset sebelum membuat keputusan dalam investasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here