Untuk mulai menabung saham, tidak butuh modal besar. Hanya dengan 100 ribuan Anda sudah bisa mulai nabung saham.

Bagaimana cara nabung saham dengan modal minim? Saham apa yang murah tapi bagus? Simak pembahasan lengkapnya di artikel kali ini.

Kali ini Kanala ID akan sharing seputar 5 saham bagus yang bisa Anda beli cuma dengan modal 100 ribuan. Penasaran? Langsung saja ikuti pembahasan berikut.

Video: Yuk Nabung Saham: Saham Bagus Modal 100 Ribuan

Silakan tonton video ini. Di video ini Kanala ID membahas 5 saham bagus yang bisa Anda beli dengan modal sekitar 100 ribuan. Untuk Anda yang butuh rekomendasi untuk nabung saham, bisa tonton video ini.

Nabung Saham Modal Minim

Kegiatan investasi saham dapat dimulai dengan modal minim. Saat ini, bermodalkan 100 ribuan kita sudah bisa membeli saham-saham berkualitas dan bagus. Tentunya ini bagus, sebab siapapun dapat berinvestasi saham.

Bagaimana cara nabung saham?

Nabung saham berarti kita akan membeli saham secara rutin (misal setiap bulan). Nantinya saham tersebut akan kita simpan/pegang untuk jangka panjang. Kenapa? Sebab ketika kita menabung, tentu tujuan kita adalah untuk waktu yang akan datang.

Untuk kegiatan nabung saham, sudah tentu kita perlu membeli saham perusahaan yang bagus. Kenapa? Agar investasi kita membuahkan hasil yang bagus di masa depan. Agar tujuan tersebut tercapai, kita harus fokus pada perusahaan-perusahaan yang bagus. Perusahaan yang bagus akan terus bertumbuh dan menghasilkan kinerja yang bagus di waktu yang akan datang.

Nah, di Bursa Efek Indonesia ada banyak perusahaan bagus yang dapat kita beli dengan modal hanya sekitar 100 ribuan. Beberapa contoh saham bagus dengan harga sekitar 100 ribuan misalnya sebagai berikut.

1. Saham Sido Muncul: Sekitar 120 Ribuan

Jika mengacu pada harga 29 Mei 2020, harga per lembar saham Sido Muncul adalah 1220. Artinya, untuk membeli 1 lot (100 lembar saham) Sido Muncul, Anda hanya perlu membayar 122.000 Rupiah. Dengan 100 ribuan, Anda sudah bisa ikut berinvestasi di perusahaan sebagus Sido Muncul.

Data-data dan kinerja keuangan Sido Muncul dapat Anda simak di video yang sudah kami bagikan di atas.

Harga saham Sido Muncul pada 29 Mei 2020.

2. Saham Bank Jatim: Cuma 50 Ribuan, Rajin Bagi Dividen

Nah emiten yang kedua adalah Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM). Jika mengacu pada harga pada 29 Mei 2020, harga per lembar BJTM adalah 488. Artinya, untuk membeli 1 lot BJTM Anda cukup mengeluarkan uang sekitar 48 ribuan. Bahkan kurang dari 50 ribu.

Harga saham BJTM pada pada 29 Mei 2020.

Eits meski nominalnya murah, bukan berarti BJTM adalah perusahaan jelek. Jika melihat kinerjanya, BJTM termasuk perusahaan yang baik. Hal ini terlihat dari data laba bersih perusahaan. Sejak 2012 sampai 2019, perusahaan terus mencatatkan pertumbuahan pendapatan dan laba bersih. Pada tahun 2012, perusahaan menghasilkan laba bersih sekitar 680 milyar-an. Namun di 2019, laba bersih perusahaan sudah tembus di atas 1,3 Triliun.

Data kinerja keuangan BJTM dari 2012 hingga 2019.

Ditambah lagi, BJTM dikenal sebagai perusahaan yang royal dalam membagi dividen. Setiap tahun mereka pasti membagi dividen. Rasio pembayaran dividen pun juga besar. Untuk tahun buku 2019, mereka bagi dividen sebesar 48,2 Rupiah per lembar. Lebih dari 50% dari earning per share tahun 2019.

BJTM dikenal sebagai emiten yang royal dalam membagi dividen untuk para pemegang saham.

Alhasil, saham ini cocok banget untuk kegiatan nabung saham. Sebab perusahaannya bagus, mencatatkan pertumbuhan, dan rutin membagi dividen.

3. PWON (Pakuwon Jati)

Nah kalau yang satu ini termasuk salah satu emiten properti terbaik di Indonesia. Nominal harga sahamnya pun murah. Jika memakai data pada 29 Mei 2020, Anda bisa beli saham PWON mulai dari harga 362 Rupiah per lembar. Artinya Anda cukup merogoh kocek sekitar 36 ribuan untuk mulai nabung saham PWON. Murah, kan?

Harga saham PWON pada 29 Mei 2020.

4. Bank CIMB Niaga

Salah satu saham yang dibahas dan direkomendasikan pada video di atas adalah saham BNGA (Bank CIMB Niaga). Secara valuasi saham BNGA cukup murah. Mengacu pada data tanggal 29 Mei 2020, harga per lembar saham BNGA adalah 650 Rupiah. Dengan valuasi P/E ratio sekitar 4,31. Cukup murah ya?

Harga saham BNGA pada 29 Mei 2020.

Walaupun harus diakui, akibat krisis Covid-19 di 2020 ini, ada banyak saham bank lain yang bagus dan juga murah. Baca juga: Rekomendasi Saham Terbaik Untuk Dibeli Saat Krisis 2020

5. Saham Ekadharma Internasional (EKAD)

Emiten berikutnya adalah Ekadharma Internasional. Nah kalau yang satu ini adalah produsen lakban. Harga sahamnya juga cukup terjangkau. Jika memakai harga pada 29 Mei 2020, harga per lembar sahamnya adalah 925 Rupiah. Artinya, kurang dari 100 ribu, Anda sudah bisa beli 1 lot saham EKAD.

Review kinerja keuangan EKAD dapat Anda simak pada video di atas.

Harga saham EKAD pada 29 Mei 2020.

Nah pembaca, itulah 5 saham bagus yang murah. Jadi bisa Anda koleksi untuk kegiatan nabung saham. Dicslaimer: ON. Sebelum Anda membeli saham-saham di atas, pastikan Anda melakukan riset terlebih dahulu.

Selamat menabung saham.

Butuh mentor untuk investasi saham? Ikuti Program Private Mentoring Investasi Saham dari Kanala IDKlik di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here